Suci Yulia,SH.MH: Terus Berupaya Berikan Kontribusi Terhadap Aspirasi Masyarakat

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Sebagai Wakil Rakyat dan penyambung lidah masyarakat terus di mantapkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman. Memasuki bulan keempat tahun 2018, DPRD Pasaman terus berpacu dalam melaksanakan tugasnya dengan turun menjaring aspirasi masyarakat.

Suci Yulia,SH.MH Anggota DPRD Pasaman Dapil 2 diNagari Jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping pada hari Rabu (04/04/2018) turun langsung menjemput aspirasi masyarakat dengan melakukan reses di Dapil 2 tersebut.

Masyarakat Nagari Jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping, meminta Pemerintah Kabupaten Pasaman serius tangani luapan Banjir Batang Sumpu yang selama ini terus menjadi keresahan warga. Pasalnya, sampai saat ini daerah Jambak masih terus menjadi langganan banjir luapan batang sumpu tersebut.

Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Jambak, Zainita Anra (62) disela-sela reses anggota DPRD Pasaman didaerah itu, Rabu (04/04/2018).

"Daerah Jambak sampai saat ini masih jadi langganan banjir luapan batang sumpu yang menerjang hampir seluruh rumah warga disini. Belum lagi lahan sawah runtuh, dan keresahan kami jika sewaktu-waktu banjir dalam skala besar datang. Oleh karena itu kami minta Pemkab Pasaman melalui DPRD serius tangani kondisi yang kami rasakan ini,"pinta Zainita Zahra.

Lebih lanjut kata Zainita Zahra, Pemerintah juga memperhatikan jalur irigasi air yang lama terputus.

"Kemudian, kami juga sangat prihatin dengan terputusnya jalur irigasi diarea Jambak ini. Saat ini puluhan kolam ikan disini terpaksa mati total, karena tidak ada sumber air.

Kemudian warga setempat, Yulisam (58) bersama gabungan dari kelompok Lansia Jambak meminta pemerintah memberikan wadah pelatihan kreatif.

"Kami minta ada wadah pelatihan kreatif yang disediakan bagi warga disini seperti menjahit, maupun pembinaan usaha Jamur Tiram yang sedang kami kelola ini,"kata Yulisam.

Srikandi dapil 2 juga mengakui akan terus berupaya memberikan kontribusi terhadap aspirasi masyarakat.

"Jambak ini kampung saya juga. Sanak family kami banyak disini, tidak mungkin tidak kami perjuangkan. Namun untuk pengentasan luapan banjir batang sumpu ini butuh biaya yang besar. Kami juga terus mengupayakan daerah jambak ini tidak lagi terus dihantui oleh rasa was-was oleh Banjir. Tetapi untuk saluran irigasi ini akan diusahakan melalui dana pokok pikiran kami, agar usaha kolam ikan masyarakat aktif kembali,"pungkas Suci Yulia.(Anto)

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita